
Pengurus KADIN Provinsi Papua Barat Daya (PBD) photo bersama usai giat Rapimprov
SORONG, pilarpos.site – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua Barat Daya menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov), kamis 24-09-2026 bertempat di aula Graha Kadin PBD.
Ketua Panitia Pelaksana Rapimprov, Yanto Ije menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) akan menjadi fokus dan prioritas utama dalam pembahasan Rapimprov kali ini.
Menurut Yanto Ije, penetapan pariwisata dan ekraf sebagai prioritas bukan tanpa alasan. Papua Barat Daya memiliki potensi alam kelas dunia yang belum tergarap maksimal, mulai dari Raja Ampat, Taman Wisata Alam Sorong, hingga potensi budaya dan kerajinan lokal di 6 kabupaten/kota.
“Rapimprov KADIN Papua Barat Daya ini bukan sekadar agenda organisasi. Kami ingin menjadikan momentum ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi prioritas karena ini adalah keunggulan komparatif kita. Potensinya luar biasa, tinggal bagaimana kita kolaborasikan pengusaha lokal, UMKM, dan investor,” ujar Yanto Ije saat ditemui awak media dalam wawancaranya, Kamis (24/09/2026).
Yanto menjelaskan, melalui Rapimprov nanti, KADIN PBD akan merumuskan peta jalan (roadmap) pengembangan pariwisata berkelanjutan. Beberapa poin yang akan dibahas antara lain:
- Penguatan SDM dan UMKM Ekraf: Pelatihan, sertifikasi, dan akses permodalan bagi pelaku homestay, kuliner lokal, kriya, dan tenun khas Papua.
- Konektivitas dan Investasi: Mendorong kemudahan investasi di destinasi super prioritas dan penyangga, khususnya di Raja Ampat, Sorong, dan Tambrauw.
- Kolaborasi Pentahelix: Sinergi antara KADIN, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, akademisi, dan komunitas kreatif.
“Kita tidak mau orang Papua Barat Daya hanya jadi penonton di tanahnya sendiri. Dengan pariwisata dan ekraf yang kuat, kita ciptakan pengusaha-pengusaha baru dari anak asli daerah. Itu semangat KADIN,” tegas Yanto.
Ia menambahkan, panitia dan para pimpinan Kadin saat ini terus mematangkan semua agenda yang dibahas dalam pelaksanaan Rapimprov.
Rapimprov dihadiri oleh Kepala dinas Pariwisata dan Ekonomi kreatif mewakili Gubernur PBD dan sekaligus kegiatan Rapimprov Kadin PBD didampingi Kepala Dinas Koperasi dan kepala Dinas Perijinan terpadu.
Hadir seluruh jajaran pengurus KADIN PBD, KADIN Kabupaten/Kota, serta perwakilan KADIN Indonesia dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Rapimprov ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis. yang akan dibawa ke tingkat nasional sebagai upaya mempercepat pembangunan ekonomi di provinsi termuda di Indonesia tersebut. ($0$)







