Perluas Akses Pendidikan hingga Nusa Tenggara Timur, ITBKES Ahmad Dahlan Jatim dan Kemenag Alor Sepakati Kerja Sama Strategis

    ALOR, NUSA TENGGARA TIMUR – pilarpos.site – Komitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam di wilayah kepulauan terus diwujudkan oleh Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo dan ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kerja sama kelembagaan dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, melalui Seksi Pendidikan Islam.

    Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Penandatanganan dilakukan oleh Rektor ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur, Dr. Benny Prasetiya, M.Pd., bersama Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor, Hadi Abdul Aziz Kammis, S.H., M.Pd. Dokumen MoU bertanggal 31 Oktober 2026 ini menjadi landasan pengembangan berbagai program kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

    Kerja sama ini memiliki orientasi yang lebih luas daripada sekadar hubungan antarlembaga. Perguruan tinggi diharapkan hadir secara langsung untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam memperkuat kapasitas guru dan lembaga pendidikan Islam di Kabupaten Alor.

    Membuka Kesempatan Studi Lanjut bagi Guru Madrasah dengan Beasiswa

    Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian dalam kerja sama ini adalah membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi guru-guru madrasah di bawah koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Alor.

    IAD Probolinggo dan ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur menyiapkan program beasiswa untuk jenjang Sarjana (S1) melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta jenjang Magister (S2). Program studi yang menjadi sasaran meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Islamic Studies.

    Program ini diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada para guru untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kompetensi dalam menjalankan tugas profesional sebagai pendidik. Dengan meningkatnya kualitas akademik guru, diharapkan pula terjadi peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola pendidikan di madrasah.

    Baca Juga:  Bupati Pinrang; Semangat HUT ke-81 RI Harus Kita Isi Dengan Kebersamaan, Persatuan dan Kepedulian

    Menghadirkan Pendampingan Akademik di Madrasah Binaan Baranusa

    Komitmen kerja sama selanjutnya akan diwujudkan melalui kegiatan penguatan kapasitas kelembagaan dan akademik pada sejumlah madrasah binaan di wilayah Baranusa, Pulau Pantar, Kabupaten Alor.

    Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi kerja sama karena perguruan tinggi tidak hanya memberikan dukungan melalui program pendidikan formal, tetapi juga melakukan pendampingan langsung terhadap lembaga pendidikan. Fokus kegiatan diarahkan pada penguatan manajemen kelembagaan, peningkatan kualitas proses pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, serta pembangunan budaya akademik yang lebih produktif.

    Kehadiran tim perguruan tinggi di wilayah Baranusa diharapkan dapat memberikan perspektif baru, berbagi pengalaman akademik, sekaligus mendorong madrasah untuk terus berkembang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan masa kini.

    Kerja sama ini sekaligus menjadi implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

    Bagi IAD Probolinggo dan ITBKES Ahmad Dahlan Jawa Timur, kolaborasi dengan Kementerian Agama Kabupaten Alor merupakan bagian dari perluasan peran perguruan tinggi dalam membangun kualitas sumber daya manusia lintas wilayah. Pendidikan tinggi harus mampu menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk guru dan lembaga pendidikan yang berada di wilayah kepulauan.

    Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi guru, madrasah, dan masyarakat Kabupaten Alor (Bny)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *